Selasa, 17 Januari 2017

Materi Lengkap PBX dan PABX

Penjelasan PBX dan PABX

·      Pengertian PBX dan PABX
1.     Pengertian PABX
PABX (Private Automatic Branch Exchange) adalah Alat Penyambung (Switch) untuk mengatur komunikasi telpon masuk dan telpon keluar secara efisien dan efektif di Kantor, Ruko, Rukan, Rumah besar/bertingkat, Asrama, Kost, dan bangunan lainnya.
2.     Pengertian PBX
            PBX (private branch exchange) adalah adalah suatu perangkat keras elektronik telekomunikasi yang berfungsi sebagai pembagi atau pengatur antara bagian internal (extention to extention) dengan external (out going and incoming).

·      Fungsi PBX dan PABX
1.     Fungsi PABX
            Pada dasarnya semua PABX digital mempunyai grup fungsional yang sama, tapi fungsi-fungsi tersebut diterapkan dan diatur dalam jalan yang berbeda dalam sistem yang bervariasi. Fungsi PABX sebagai sistem penyambungan telepon untuk mengatur proses penyambungan komunikasi telepon.
2.     Fungsi PBX
Ø  Membuat koneksi (sirkuit) atau menghubugkan antara telepon pengguna dengan telepon yang dituju
Ø  Menjaga koneksi atau sambungan selama menggunakan telepon (yaitu dengan menyalurkan sinyal suara antara pengirim dengan penerima pesan)
Ø  Mematikan koneksi atau hubungan jaringan telepon sesuai dengan perintah pengguna telepon
Ø  Menyediakan informasi untuk kepentingan akuntasi (misal menampilkan lama waktu panggilan atau metering call)

·      Perbedaan PBX dan PABX
a.     PBX
            PBX untuk pembai atau pengatur antara bagian internal dengan external, dan menyediakan panggilan telepon melalui jaringan data IP, Teknologi ini mencakup fitur-fitur komunikasi canggih, tetapi juga memberikan keleluasaan dalam pengembangan (expansi) dan keawetan yang diinginkan semua perusahaan.
            Perusahaan tidak perlu mengganggu/mengubah infrastruktur komunikasi eksternal yang ada: Sebuah IP PBX dapat terhubung ke jalur PSTN tradisional melalui gateway VOIP – sehingga perusahaan dapat tetap menggunakan nomor telepon reguler
b.    PABX
            Perangkat PABX ini yang mengatur panggilan yang masuk serta meneruskan panggilan ke nomor tujuannya, sehingga pengguna dapat dengan mudah melakukan penggilan ke nomer tujuan, cukup dengan menekan nomor tujuan nya (nomor extension atau nomer rumah).
            Sistem PABX memiliki beberapa/ banyak sambungan kabel yang mengarah pada sebuah switchboard. Itulah sebabnya mengapa ada istilah "branch" dalam kepanjangan PABX, karena "branch" atau cabang ini mengacu kepada banyaknya sambungan yang dihubungkan ke PABX. Alat PABX merupakan teknologi yang canggih karena dapat digunakan sebagai telepon, modem dan mesin fax, serta bisa digunakan sebagai alat komunikasi internal karyawan di kantor.
·      Cara Kerja PBX dan PABX
A.   Cara Kerja PBX
          Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada. Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy server: klien SIP, baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan. IP PBX memiliki daftar semua ponsel / pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka dan dengan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.

B.   Cara Kerja PABX
            Cara kerja PABX adalah bahwa sesungguhnya perangkat ini merupakan modem yang berfungsi sebagai control station pusat. Setiap kali ada telepon baru yang masuk, maka telepon tersebut akan di-routing (diarahkan) melalui control station ini. Karena di dalam sistem PABX tersebut telah dimasukan kode tertentu untuk masing-masing nomor telepon di kantor, atau untuk masing-masing extension, maka telepon masuk tersebut akan diarahkan ke tujuan yang tepat dengan menggunakan kode tersebut.

Atau
ð Cara Kerja PABX
1.      Ketika pelanggan pemanggil off hook, secara otomatis kita mengirim sinyal ke PABX yang PABX mengerti (dial tone),
2.      Kemudian ketika mendial digit, PABX mengetahui apakah ini merupakan panggilan internal atau external.
3.      Proses routing dimulai. Jika internal maka dikirim ke PABX tidakmenggunakan “trunk”pada sisi luar.
4.      Namun jika external,dimulai dengan mencari nomor-nomor yang kita dial lalu mengirim informasi ke Central Office.

Semoga Bermanfaat :)



Sumber : http://yayasoraya16.blogspot.co.id/

SETUP ATAU INSTALASI PERANGKAT LUNAK

SETUP ATAU INSTALASI PERANGKAT LUNAK

1. Membaca Manual Instalasi Setup
Description: cara-belajar-leap-camp
Apa sih Membaca Manual Instalasi Setup itu?
Maksudnya ialah membaca tata cara / langkah-langkah dalam melakukan instalasi suatu aplikasi / software. Ini semacam buku panduan dalam menginstall aplikasi / software sehingga dapat berjalan dengan baik dan benar.
2. Koneksi Kendali ke Piranti
Description: driver_genius_desc_tcm6-106285_tcm18-140115
Maksudnya disini adalah bagaimana cara sebuah perangkat lunak / software dapat mengendalikan sebuah hardware / perangkat keras. Seperti pada contoh driver pada sebuah laptop. Tanpa sebuah driver perangkat – perangkat keras seperti WiFi Adapter, Soundcard, VGA Card, dll. Tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya kendali dari sebuah perangkat lunak.
3. Pengaturan Fungsi Jaringan
Description: Pengertian-Jaringan-Komputer-1
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut client dan yang memberikan/mengirim layanan disebut server. Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
4. Pengaturan Peripheral Lain
Sebelum itu kita harus tau terlebih dahulu apa itu peripheral?
Description: peripheral-devices
Peripheral komputer adalah komponen tambahan yang berfungsi untuk mendukung kerja komputer sehingga fungsi kerja komputer menjadi maksimal. Peripheral terbagi menjadi 2 macam berdasarkan fungsi peripheral komputer tersebut, yaitu:
·         Peripheral utama, yaitu perangkat keras atau hardware yang harus ada jika kita megoperasikan komputer sehingga peripheral ini tidak dapat dipisahkan dengan komputer utama, contohnya: mouse, keyboard dan monitor.
·         Peripheral Pendukung, yaitu perangkat keras atau hardware yang tidak harus ada pada saat pengoperasian komputer, sehingga peripheral ini merupakan perangkat tambahan untuk memaksimalkan kerja komputer, contohnya: printer, scaner, modem, dan lain-lain.
Setiap peripheral mempunyai peran dan fungsi masing-masing sehingga saling membantu sama lain. Dari macam peripheral diatas dapat digaris bawahi bahwa setiap peripheral saling mendukung kerja satu sama lain antara komponen peripheral utama maupun komponen peripheral pendukung. sebagai contoh untuk melakukan perintah print pada printer maka diperlukan keyboard atau mouse untuk memasukan intruksi agar komputer dapat melakukan perintah print.
5. Melakukan Backup


Sumber : https://gilangfachrozy.wordpress.com

Kamis, 29 September 2016

Fungsi dan Cara kerja masing-masing perangkat Bridge ,Switch, Router, Print Server, Titik Akses Nirkabel beserta gambar

Fungsi dan Cara kerja  masing-masing perangkat Bridge ,Switch, Router, Print Server, Titik Akses Nirkabel (Sertakan gambarnya)


















ü  Bridge
Hasil gambar untuk Bridge jaringan

Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan

Terdapat tiga jenis bridge jaringan yang umum dijumpai:
1. Bridge Lokal: sebuah bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
2. Bridge Remote: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
3. Bridge Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.

Fungsi dan Cara Kerja Bridge :
• Bekerja di lapisan Data Link
• Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
• Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

ü  Switch
Hasil gambar untuk Switch
Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC). Switch juga merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Fungsi dan Cara Kerja Switch :
• Bekerja di lapisan Data Link
• Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
• Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
   semua port
• Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)



Fungsi lainnya:
1. Fungsi Learning – Pembelajaran
Learning merupakan salah satu fungsi dari switch,dimana ia akan mempelajari MAC pengirim dan memastikan alamat tujuan yang menerima paket tersebut.
2. Fungsi Forwarding
Forwarding merupakan suatu proses mengirimkan paket dari satu port ke port lainya pada perangkat yang terhubungan dengan switch. 
3. Fungsi Mencegah Looping
Dalam teknis sebuah local area network sebuah koneksi gagal akan mengakibatkan seluruh proses pada jaringan tersebut ikut terganggu atau yang dinamakan looping. Switch dalam hal ini akan berfungsi untuk mencegah terjadinya loop seperti ini jika terjadi broken pada saat pengiriman data atau paket tersebut.


ü  Router
Hasil gambar untuk Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Fungsi dan Cara Kerja Router :
• Router berfungsi penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari      satu jaringan ke jaringan lainnya.
• Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
• Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data

ü  Acces Point (Titik Akses Nirkabel)

Hasil gambar untuk Acces Point (Titik Akses Nirkabel)
Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya yang terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.

Access Point berfungsi  sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya
                        



ü   Print Server
Hasil gambar untuk Print Server
Pada dasarnya print server adalah suatu alat atau komputer yang dihubungkan ke satu atau lebih printer dalam suatu jaringan, alat atau komputer tersebut akan menerima perintah print dari komputer - komputer lain dan mengirimkan pada printer yang telah ditentukan.
Jadi dari pengertian diatas maka print server dapat berupa:
1. Komputer yang terhubung dengan satu printer atau lebih yang di share.
2. Komputer yang mengimplementasikan Line Printer Daemon protocol atau Microsoft Network Printing protocol.
3. Perangkat Dedicated yang terhubung dengan printer didalam suatu LAN, port fisik (usb, serial atau paralel port. pada prinsipnya alat ini menyediakan protokol konversi. alat ini dapat mendukung protokol LPD/LPR, TCP/IP, NetWare, NetBIOS/NetBEUI, NBF, protokol pencetak RAW atau TCP Port 9100 atau DLC IPX/SPX. biasanya peralatan ini juga integrated dengan perangkat lain seperti Wireless Router maupun Firewall.
Beberapa Vendor telah mengeluarkan produk ini, seperti HP, Zebra, NETGEAR dan D-link dengan tipe wireless maupun wired

Kembali pada kasus yang dihadapi client tadi. beberapa kemungkinan bisa saja menyebabkan terjadinya masalah tersebut misal: trafic yang terlalu padat hingga membuat antrian cetakan yang panjang, jarak antara print server dengan workstation lainya (10/100)  atau pada sistem yang dipakai. dalam pemrograman(VB) dapat dilakukan set printer  melalui DOS command

Blog yang terkait :